Apa Itu Bounce Rate Dalam Google Analytics

2
Apa Itu Bounce Rate

Apa Itu Bounce Rate? Bounce Rate dikatakan juga sebagai Rasio Pentalan. Istilah Bounce Rate atau Rasio Pentalan sering kita temukan pada google analytics. Bagi yang belum pernah dengar atau masih newbie, mungkin bounce rate ini sedikit membuat anda bingung.

Artikel ini sebagai jawaban dari banyaknya pertanyaan dari pembaca tentang apa itu bounce rate. Bounce rate adalah ukuran dimana pengunjung website atau visitor masuk kemudian pergi meninggalkan blog anda. Bounce rate digunakan sebagai alat ukur untuk menentukan seberapa besar kualitas kunjungan pada situs wordpress anda.

Ukuran bounce rate seringkali kita temui di Alexa Rank, dll. Tapi menurut saya alangkah bagusnya kalau bounce rate blog anda terpantau langsung oleh google melalui fitur Google Analytics.

Ukuran bounce rate yang tinggi pada sebuah blog biasanya disebabkan karena pengunjung atau visititor tidak menemukan apa yang dia cari di blog anda, dengan kata lain visitor tidak menemukan relevansi pada konten yang dia cari.

Penyebab Tingginya Angka Bounce Rate, yaitu:

  • pengunjung mengklik iklan sehingga pengunjung dialihkan kehalaman lain
  • pengunjung menekan tombol “back” pada browsernya
  • pengunjung mengklik tautan eksternal
  • koneksi internet terputus
  • pengunjung mengetikkan url baru di browsernya, dll

Menganalisa Angka Bounce Rate

Berdasarkan referensi yang sering saya baca, angka 70-80% merupakan angka yang tinggi. Bounce rate blog saya pertama kali berkisar antara 70-80% tetapi lambat laun menurun sampai menempati angka dibawah 20% seperti gambar berikut ini.

bounce-rate

Gambar diatas merupakan screenshot dari angka bounce rate blog saya ini di Google Analytics. Analisa dari gambar diatas saya gambarkan seperti ini.

Jika dalam sehari jumlah pengunjung di blog saya berjumlah 100 orang, maka ada 20 orang yang langsung kabur dan 80 orang lebihnya yang bertahan dengan mengklik halaman lain di blog saya.

Nah mengapa langsung kabur terbirit-birit? Itulah yang harus saya evaluasi begitupun juga dengan anda. Kira kira apa permasalahanya yahh? apakah loadingnya lama? Kualitas artikel yang kurang? atau mungkin halaman tidak ditemukan? Sebuah tugas rumah yang harus segera dikerjakan.

Baca Juga:
1. Cara Menurunkan Bounce Rate di WordPress
2. Cara Mengoptimalkan SEO pada WordPress
3. Cara Setting Plugin WordPress SEO By Yoast yang Tepat
4. Cara Meningkatkan Pengunjung Organik Blog Sampai 200%
5. Cara Setting Cloudflare di WordPress Yang Benar

Untuk mengatasi angka bounce rate yang terbilang masih tinggi ada beberapa tips yang tentunya bisa kita terapkan. Untuk tipsnya tunggu postingan berikutnya. Sampai disini sedikit ulasan saya tentang bounce rate. Oh ya, Berapa angka Bounce Rate blog anda???

2 COMMENTS

  1. Hi mas Odink

    Quote: “Bounce rate digunakan sebagai alat ukur untuk menentukan seberapa besar kualitas kunjungan pada blog anda”

    Saya kira banyak mispersepsi mengenai bounce rate dan bagaimana cara memahaminya. Kalau kita rata-rata mungkin tahunya kalau bounce ratenya tinggi pasti jelek situsnya, padahal y bisa iya bisa nggak.

    Sebagai contoh kalau kita membuat artikel yang panjang dan pengunjung membaca semuanya sampai selesai 10-15 menit misalnya, setelah dapat info yang dicari pengunjung langsung keluar. Masuk bounce rate nggak? iya. Jelek nggak situsnya? ya kalau kata google iya, padahal orang baca artikel panjang sampai selesai lho!

    Contoh lain ada pada tipe pengunjung yang suka buka banyak tab. Misalnya saya masuk bumianoa.com trus melihat banyak artikel menarik. Semua judul yang menarik saya buka di tab baru, selesai baca saya tutup tabnya. Kalau ini masuk bounce rate juga? Iya kayaknya. Tapi jelek nggak situsnya? Well, kalau saya bilang sih lumayan bagus, ehem.

    Tapi saya setuju sama admin, saya kira kalau bounce ratenya tinggi memang perlu ada evaluasi. Soalnya contoh di atas juga tidak berlaku untuk semua website, hahaha.

    • iya mas Syafiq. Saya juga bingung dengan bounce rate ini. tetapi kalau menurut analisa saya, bounce rate akan sangat tinggi persentasenya kalau blog trsebut sedikit artikelnya. kalau blog yang banyak artikel, pasti perlahan2 akan turun deh..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here