Perbedaan HTTP dan HTTPS Dalam Dunia Internet

0
177
Perbedaan HTTP dan HTTPS

Apa Perbedaan HTTP dan HTTPS? Secara ringkas, perbedaan HTTP dan HTTPS adalah keamanan. Perbedaan HTTP maupun HTTPS nampak bagi anda yang sudah sering melakukan penjelajahan di Internet. Tentunya anda sudah sangat akrab dengan apa yang namanya HTTP.

HTTP pasti akan muncul pada text box alamat semua situs yang kita akses dengan menggunakan web browser ataupun client internet lainnya. HTTP biasanya akan muncul secara otomatis ketika kita akan melakukan permintaan akses ke dalam situs internet, yang biasanya diawali www.

Baca Juga:
1. Mengatasi Komentar SPAM di WordPress dengan Disqus
2. Kelebihan Google Chrome dari Browser yang Lain
3. Fitur Baru Gmail, Bisa Atur Jadwal Pengiriman E-mail

Nah disisi lain, dalam mengembangkan website seperti wordpress, sering kita dihadapkan pada istilah?HTTP dan HTTPS. HTTP dan HTTPS memang menjadi dilema bagi kita, karena HTTP pun masih banyak digunaan oleh website yang memiliki peringkat tinggi di google. Agar tidak bingung dalam menentukan pilihan, ada baiknya dulu kita mengetahui?Pengertian HTTP dan HTTPS itu sndiri.

Pengertian HTTP

HTTP sendiri merupakan kependekan dari Hypertext Transfer Protocol, yang menurut Wikipedia.org adalah sebuah protokol jaringan yang sifatnya didistribusikan secara kolaboratif, yang merupakan dasar dari komunikasi data untuk sebuah www atau world wide web. HTTP sendiri dalam bekerja menggunakan protocol yang populer digunakan dalam dunia internet, yaitu protocol TCP/IP .

Secara umum, HTTP juga merupakan sebuah protocol jaringan aplikasi (yang pada protocol OSI layer kita kenal dengan istilah Application Layer). Yang digunakan untuk sebuah sistem informasi terdistribusi, yang kolaboratif dengan menggunakan bantuan hypermedia.

Dapat disimpulkan bahwa HTTP sendiri merupakan sebuah protocol yang dapat menghubungkan antara klien (yang dalam hal ini adalah sebuah web browser) terhadap server dari situs yang akan di request pada saat itu.

Jadi, dengan adanya HTTP, user yang bekerja pada sebuah browser akan bisa memperoleh link atau tautan langsung dari situs yang sudah tersedia.

Baca Juga:
1. Cara Menonaktifkan Akun Instagram Sementara Waktu
2. Cara Menghindari Komentar SPAM di WordPress
3. Cara Mengamankan WordPress Dari Serangan Hacker

Meskipun populer dengan penggunaan TCP/IP, HTTP sendiri pada dasarnya tidak hanya berfokus pada penggunaan protocol TCP/IP. Namun demikian, dalam aplikasinya, HTTP sendiri sebenarnya membutuhkan suatu protocol aplikasi yang merupakan sebuah protocol lapisan transport atau transport layer yang bisa mendukung kebutuhan HTTP ini dalam bekerja.

Sejarah Singkat HTTP

Belum ada tahun yang pasti mengenai diciptakannya HTTP pada masa berjayanya pengembangan internet era 90-an. Namun demikian, diyakini bahwa HTTP sudah muncul ketika Tim Berners ? Lee menciptakan dan juga mendeklarasikan yang disebut dengan WWW atau world wide web pada era 1990.

Pada saat terciptanya WWW tersebut, dibutuhkan sebuah hypertext yang dapat menghubungkan client dengan sebuah situs yang sudah ada dengan menggunakan www. Maka dari itu, penggunaan HTTP pun mulai banyak digunakan sejak saat itu.

Beberapa tahun setelah itu, terdapat sebuah Konsorsium, yang bernama W3C atau World Wide Web Consortium, yang membahas mengenai penggunaan world wide web.

Saat itu, penggunaan HTTP pun sudah dikembangkan menjadi sebuah standar yang bisa digunakan untuk mengakses internet dengan menggunakan www, yang pada saat itu menghasilkan sebuah dokumen yang bernama request for comments pada tahun 1999.

Saat ini, ada dua versi utama dari penggunaan HTTP secara umum di dunia. Yang pertama adalah HTTP/1.0 dan yang kedua adalah HTTP/1.1. perbedaan antara kedua jenis HTTp ini adalah pada sistem koneksi yang digunakan.

HTTP 1.0 menggunakan koneksi yang terpisah untuk masing ? masing dokumen yang kana diakses, yang mana menyebabkan koneksi akan menjadi sedikit melambat.

Sedangkan HTTP 1.1 menggunakan koneksi yang sama untuk dokumen ? dokumen yang akan diakses, yang maan hal ini menyebabkan koneksi dengan menggunakan HTTP 1.1 menjadi lebih cepat dan juga lebih stabil dibandingkan dengan menggunakan HTTP 1.0.

Cara kerja HTTP

Cara kerja HTTP sendiri paa dasarnya cukup sederhana. Ketika user ingin masuk ke dalam sebuah situs melalui client internet server, seperti web browser, maka HTTP pun mulai bekerja.

HTTP akan mengkoneksikan client (proses request) dengan menghubungkannya denan WWW dan juga sumber daya yang kita kenal dengan nama URL atau Uniform Resources Locator. Dengan demikian, HTTp akan mask ke dalam lapisan protocol menggunakan TCP/IP (yang banyak digunakan secara umum dalam koneksi internet), untuk kemudian menyajikan kembali data yang sudah diperoleh ke dalam internet client yang digunakan (web browser).

Dengan demikian, user pun bisa menikmati situs ? situs internet yang sudah mereka request dengan menggunakan layer aplikasi HTTP ini, karena dengna menggunakan protocol aplikasi HTTP ini, user dapat berfungsi sebagai perequest dan juga penerima dari ebuah situs internet.

HTTP juga menggunakan istilah yang dikenal dengan nama session pada HTTP. Session atau sesi pada HTTP ini merupakan sebuah urutan dari transaksi permintaan yang dilakukan oleh user terhadap jaringan dengan menggunakan protocol HTTP. Dalam satu sesi ini, terjadi bberapa proses utama, yang dimulai dari :

Klien (web browser dan juga user) meminta atau merequest permintaan dalam sebuah situs web. Kemudian, dengan menggunakan HTTP, klien akan membuka koneksi terhadap TCP ke dalam port yang terdapat sebuah host. (pada umumnya, port yang digunakan dalam melakukan koneksi ini adalah port 80 atau port 8080).

Setelah masuk ke dalam port 80 atau port 8080, maka server akan menerima reuest tersebut, dan akan mendengarkan permintaan dari klien. Setelah permintaan klien berhasil didengar, server kemudian akan memberikan respon sesuai dengan kondisi status yang dihadapi, seperti OK, pesan kesalahan, serta berbagai macam informasi lainnya

Hypertext Transfer Protocol Secure?(HTTPS)

Berdasarkan?data SSL Labs, pada bulan Februari 2018, terdapat 65.5% website populer yang telah menggunakan HTTPS dari total 135.004 website.

Hypertext Transfer Protocol Secure?(HTTPS)?memiliki pengertian yang sama dengan HTTP hanya saja HTTPS memiliki kelebihan fungsi di bidang keamanan?(secure). HTTPS di temukan oleh?Netscape Communication Corporation. HTTPS menggunakan?Secure Socket Layer?(SSL) atau?Transport Layer Security(TLS) sebagai sublayer dibawah HTTP aplikasi layer yang biasa.

HTTP di enkripsi dan deskripsi dari halaman yang di minta oleh pengguna dan halaman yang di kembalikan oleh web server. Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan?man in the middle attacks. Pada umumnya port yang digunakan HTTPS adalah port 443.

Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ?https://?.

Nah dalam mengelola website, ada baiknya kalau kita menggunakan protokol HTTPS karena memiliki banyak kelebihan. Terlebih lagi Google sangat memprioritaskan perengkingan hasil pencarian jika menggunakan HTTPS.

Keuntungan Menggunakan HTTPS?

Untuk mengamankan komunikasi antara browser dengan web server. Bagaimana bisa? Ilustrasi singkat berikut akan menjawabnya: Ketika Anda mengakses sebuah web server yang menggunakan protokol HTTPS, halaman yang dikirimkan pada Anda telah dienkripsi dulu oleh protokol ini.

Dan semua informasi yang Anda kirimkan ke server (registrasi, identitas, nomor pin, transfer pembayaran) akan dienkripsi juga sehingga tidak ada yg bisa mencuri dengar (eavesdropping) data-data Anda ketika proses transaksi sedang berlangsung. Maka transaksi data Anda menjadi lebih safe.

Baca Juga:
1. Cara Mengirim Email Dengan Lampiran File
2. Cara Daftar Google Analytics Untuk WordPress
3. Cara Menghilangkan Iklan Saat Browsing Dengan AdBlock

Protokol HTTPS bisa anda temukan pada situs-situs perbankan, ecommerce, form registrasi, dsb. Karena di area bisnis inilah rentan sekali terjadi eavesdropping oleh pihak ketiga. Untuk itulah Anda membutuhkan sertifikat SSL.

Https dapat menjamin keamanan dalam Autentikasi server yaitu memungkinkan peramban dan pengguna memiliki kepercayaan bahwa mereka sedang berbicara kepada server aplikasi sesungguhnya.Https juga mampu dalam menjaga kerahasiaan data dan Integritas data.

Jika HTTPS digunakan pada website, apa keuntungannya??

#Meningkatkan SEO Website

Pada tahun 2014 lalu, google telah mengumumkan bahwa HTTPS menjadi salah satu faktor penentu rangking sebuah website. Meskipun demikian, rangking website Anda tidak akan berubah secara signifikan jika mengubah ke HTTPS.

Tapi hal tersebut adalah untuk efek jangka panjang mengenai user experience dan membangun kepercayaan pelanggan kedepannya. Sehingga untuk berpindah dari HTTP ke HTTPS adalah hal yang perlu dilakukan.

Mungkin Anda pernah melihat pesan ?not secure? ketika mengunjungi sebuah halaman pada website ketika akan login atau memasukkan data tertentu.

Biasanya apa yang akan Anda lakukan? Kemungkinan besar beralih ke website lainnya. Akibatnya pengunjung Anda akan berkurang, dan berakibat menurunnya rangking website Anda. Tidak menutup kemungkinan hal tersebut akan dilakukan pengunjung website Anda ketika melihat pesan ?not secure? di browser.

Beberapa browser saat ini akan menampilkan pesan tersebut. Seperti Google Chrome, mulai bulan?Januari 2017 untuk versi 56 ke atas akan menandai website yang masih menggunakan HTTP untuk mengirim password atau kartu kredit, sebagai website tidak aman. Dengan menggunakan HTTPS, website Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan peringkat terbaik di hasil pencarian Google.

#Meningkatkan Kepercayaan

Saat ini pengguna internet memiliki hak privasi, terutama ketika mereka mengunjungi sebuah website. Dengan menggunakan HTTPS, data pengunjung akan lebih aman ketika mereka berinteraksi melalui website Anda, seperti menginputkan data berupa password atau lainnya.

Baca Juga:
1. Search Engine Terpopuler di Dunia dan Kelebihannya
2. Cara Menghilangkan Internet Positif di PC/Laptop dan di HP Android
3. Cara Mengetahui Lokasi Server Website

Komunikasi browser ke server dan server ke server akan dienkripsi, sehingga data user yang dikirimkan akan lebih aman. Tingkat kepercayaan pengunjung akan meningkat dan pada akhirnya memperbesar peluang konversi pada website Anda.

Menggunakan HTTPS saat ini adalah hal yang penting, meskipun website Anda tidak menangani komunikasi yang sifatnya sensitif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here