Home Umum Profil Profil Nabila Syadza, Orator Cantik yang Viral Saat Demo UU Cipta Kerja

Profil Nabila Syadza, Orator Cantik yang Viral Saat Demo UU Cipta Kerja

72
0
nabila-syadza-orator-cantik

Nabila Syadza mendadak viral sejak menjadi orator demo UU Cipta Kerja. Kini banyak netizen penasaran dengan sosok mahasiswi cantik yang mengganti Pansila dengan Pancasalah itu.

Banyak netizen yang kagum dengan orasi mahasiswi tersebut. Penampilannya juga terlihat cukup sederhana. Dalam foto yang terlihat, Nabila Syadza hanya mengenakan kaos hitam dengan paduan celan jeans biru muda yang sobek di bagian paha kanan.

Baca: 5 Laptop Gaming Murah Spek Tinggi, Harga 10 Jutaan

Saat berorasi, rambut panjangnya diikat ke belakang. Ia juga terlihat menggendong tas dengan menjepit sebatang rokok di jari telunjuk tangan kirinya.

Setelah banyak beredar di sosial media, kini banyak netizen yang penasaran dengan sosok mahasiswi cantik yang mengganti Pansila dengan Pancasalah itu.

Siapa Itu Nabila Syadza?

Lalu, siapa sebenarnya Nabila Syadza? Berikut ini telah kami rangkum beberapa informasi tentang profil Nabila Syadza.

Nabila Syadza adalah seorang mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dia gadis muda beragama Islam.

Fakta-Fakta Penting Nabila Syadza

1. Nabila Syadza Memiliki Jabatan penting di Universitas Hasanuddin

Nabila Syadza

Dilansir dari laman bemunhas.org, Nabila Syadza tercatat sebagai Menteri Hubungan Masyarakat BEM di Universitas Hasanuddin, Makassar.

2. Orasi Berisi Tentang Pancasalah

Nabila Syadza menjadi viral setelah video orasi berisi tentang Pancasalah, bentuk protes dari penegakan Pancasila yang kini tak lagi dijunjung di negeri ini.

Dalam orasinya, Nabila Syadza mengatakan kini Indonesia bukan lagi negara Pancasila, melainkan negara pancasalah.

“Tendangan dibalas tendangan, darah dibalas darah.
Negara kita yang katanya negara Pancasila, sekarang jadi negara Pancasalah:

  1. Ketuhanan yang maha hormat
  2. Kemanusiaan yang adil bagi para birokrat
  3. Persatuan para investor
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh khikmat penindasan dalam permusyawaratan diktatornya
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat kelas atas,” kata mahasiswi tersebut di video.

3. Dijuluki Preman Kampus

Nabila Syadza bukanlah orang yang baru kali ini melakukan aksi. Dari beberapa sumber, Nabila Syadza seringkali turut melakukan aksi untuk menentang peraturan yang dianggap tak berpihak pada rakyat kecil.

Berikut video dari aksi yang dilakukan bersama rekan-rekannya.

View this post on Instagram

Kita Selalu Ada. Atau Mungkin Tidak. Lupakan mereka, omong kosong dan cacian tak berirama.  Kita hidup di tengah masyarakat yang menjilati drama. Tapi kita tahu, bahwa melankolis, kontradiksi dan ironi adalah akar yang menancap dalam pencarian kehidupan yang fana.  Mengeja jawaban yang dianggap anomie pencipta nostalgia. Bersama destruksi kepastian yang melampaui ambiguitas paranoia. Menyapa trotoar kota Malmö, kita bahkan tidak perlu mengingat nama orang-orang di sana. Kita tidak butuh skenario, tidak juga bertanya. Mungkin benar, kita tidak hidup selamanya. Tapi kita dan saat ini adalah keabadian, seperti Carpe Diem yang menelan abstraksi masa depan. Bahkan ketika bulan datang, kita bisa memandanginya semalaman, seperti mengajarkan bahwa kegelapan adalah pelengkap cahaya. Berpindah ke Rosengård tanpa tergesa. Memainkan piano setelah berhasil keluar dari labirin tanpa peta. Sebelum salju terakhir jatuh, kita tidak akan berhenti berkelana. Lupakan mereka, kita akan terus melangkah ke utara. Lupakan segala kebingungan dari kegelisahan tentang makna. Lupakan mereka, kita akan menenggak gelas demi gelas anggur hingga muntah dan tertidur sebelum pintu terbuka. Ketika pagi kembali berseri, kita akan memulai hari dengan kopi, rokok, buku dan Slowdive yang diputar dari piringan hitam yang tua. Lupakan mereka, perhatikan setiap jengkal waktu yang berputar mempecundangi jarum jam yang tertawa. Lupakan mereka, sayang, sebelum helaan nafas terasa berat, bergumam, sebelum kedipan terakhir dari mata yang menerima duka.  Teruslah berjalan, apa adanya. Kita tidak akan baik-baik saja, tapi, kehidupan adalah sebuah jaringan yang memberitahu bahwa kita tidaklah sendirian di ujung semesta.  Hingga suatu saat nanti kita terlalu lelah dan hanya dapat merasakan kenyamanan di sebuah ranjang, lupakanlah semua momen dalam ruangan tak berjendela sebelumnya.  Entah tetap bersama atau terpisah, biarkan intuisi bermuara pada cerita tanpa suara. Saat saya melap ingus dengan tissue yang saya pakai untuk menghapus tinta spidol di papan,konyol menjijikkan! Gengsinya saya simpan untuk nanti,sungguh nostalgia yang manis. #cabutuupt #masihmenolakuupt

A post shared by INFELIZ DÍA! (@nabilasyadza.ss) on

4. Memiliki Paras yang Cantik

Dari videonya yang viral, banyak sekali netizen memberikan komentar positif atas aksinya. Bahkan orang yang melihat videonya berorasi pun dapat langsung jatuh hati kepadanya. 

Hal itu terbukti dari banyaknya postingan instagram dengan tampilan paras yang cantik.

Nah itu dia profil singkat untuk mengenal sosok Nabila Syadza. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply